VELOCITY VII HMTI-UB periode 2017/2018

VELOCITY VII HMTI-UB periode 2017/2018

8:59 AM Add Comment

Developing Creativity In Industry (Velocity) adalah bagian dari kegiatan kaderisasi yang berada di bawah naungan Departemen Sumber Daya Mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud pelatihan calon pengurus Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Bakrie periode 2018/2019. Adapun kegiatan yang ingin kami laksanakan adalah Bakti Sosial yang akan dilaksanakan di salah satu Rumah Singgah.

Bentuk dari kegiatan ini adalah Bakti Sosial yang akan diselenggarakan di Rumah Singgah Yayasan Griya Asih pada Sabtu, 28 April 2018 yang bertemakan “The Castle of Knowledge from Industrial Engineer to The Next Generation”. Tujuan dari tema tersebut ialah untuk menginformasikan kepada para peserta bahwa ada beberapa ilmu yang ada di Teknik Industri yang dapat diterapkan dan dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Acara ini nantinya akan diselingi dengan acara Sharing Session serta Game. Bakti Sosial ini ditujukan kepada anak-anak yang tinggal di Rumah Singgah Yayasan Griya Asih.

Berikut adalah rincian kegiatan Velocity VII

1.    Pendaftaran Peserta Bakti Sosial
     Kegiatan Bakti Sosial ini diawali dengan melakukan pendaftaran bagi mahasiswa/i aktif Teknik Industri Universitas Bakrie yang ingin berpartisipasi dalam acara bakti sosial. Pendaftaran dilaksanakan pada Senin, 09 April 2018 s.d. Selasa, 24 April 2018 melalui Google Docs. Tujuan dilakukannya pendaftaran untuk mengetahui jumlah mahasiswa/i aktif Teknik Industri Universitas Bakrie yang berpartisipasi sehingga panitia dapat memperkirakan total kendaraan berupa Grabcar atau Go-car yang digunakan sebagai transportasi menuju rumah singgah.

2.    Registrasi
Sesampainya di Rumah Singgah Yayasan Griya Asih, mahasiswa/i aktif Teknik Industri Universitas Bakrie yang berpartisipasi dalam acara bakti sosial ini akan melakukan registrasi sebelum memasuki ruang acara bakti sosial. Form daftar hadir terdiri dari nama lengkap, NIM, serta tanda tangan. Tujuan dari registrasi yaitu untuk mendata mahasiswa/i aktif Teknik Industri Universitas Bakrie yang hadir untuk mengikuti acara. Setelah registrasi, peserta dipersilakan untuk memasuki ruangan dan mengikuti rangkaian acara yang telah disusun panitia.

3.    Pembukaan
Setelah registrasi selesai dilaksanakan, acara akan dibuka oleh MC (Muhammad Fariq Alhasbi dan Mega Ayu Lestari). Tidak lupa MC untuk mengucapkan terima kasih bagi mahasiswa/i aktif Teknik Industri Universitas Bakrie yang telah hadir dalam acara bakti sosial.

4.    Sambutan
Sambutan akan disampaikan secara langsung oleh Ketua Panitia (Mutyara Deviyana), Ketua HMTI-UB (Muhammad Rizky), Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan (Ibu Sri Pratiwi, M.M.) atau perwakilan dari Biro Administrasi Kemahasiswaan, Kepala Program Studi Teknik Industri (Bapak Ir. Gunawarman Hartono, M.Eng.).

5.    Sharing Session
Sharing Session mengenai Added Value. Added Value adalah sebuah pengembangan pada suatu produk untuk meningkatkan daya jual produk dengan memberikan nilai tambah seperti baju putih polos, yang awalnya masih memiliki daya jual yang rendah. Ketika baju polos tersebut ditambahkan motif maka baju tersebut akan memiliki nilai tambah (added value) sehingga akan menghasikan harga jual yang lebih tinggi. Jika inovasi tersebut dapat dimaksimalkan dengan baik, maka sangat mungkin untuk mendapatkan penghasilan dari inovasi tersebut.
Pada sharing session ini, akan diberikan edukasi kepada anak rumah singgah untuk mengembangkan kreativitas dan bakat mereka. Serta pengajaran kepada mereka tentang cara menjual barang hasil kreasi mereka secara Online melalui Online Shop di Instagram atau dengan melelangnya di tempat-tempat tertentu, misalnya Bazar. Sharing Session ini akan berlangsung selama satu jam yang dibawakan langsung oleh perwakilan mahasiswa Teknik Industri Universitas Bakrie angkatan 2015 (Ananda Dimas Haryanto) dan 2016 (Muhammad Rizky). Sharing Session ini juga diikuti dengan sesi tanya jawab yang akan diarahkan oleh MC. Manfaat sharing session adalah untuk memotivasi anak rumah singgah agar mampu mengembangkan kreativitas yang mereka punya dan mengajarkan mereka bagaimana cara menjual hasil kreativitas tersebut.

6.    Game
Game pada kegiatan ini dinamakan Growing Your Creativity. Maksud dari game ini adalah melakukan kegiatan innovation yang memiliki banyak keuntungan selain materi yaitu manfaat besar bagi setiap orang yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Kegiatan Game akan dijelaskan dan dipandu langsung oleh MC. Setiap game akan dibagi menjadi lima kelompok, dimana peserta dari game ini adalah gabungan dari mahasiswa aktif Teknik Industri Universitas Bakrie dan anak-anak rumah singgah. Setiap kelompok memiliki LO (Liaison Organizer), dimana LO (Liaison Organizer) tiap kelompok berasal dari mahasiswa Teknik Industri Universitas Bakrie angkatan 2017.
Game pertama tentang Management Organization. Setelah pembagian kelompok selesai, masing-masing kelompok akan membuat kue bola-bola coklat sesuai dengan resep yang diberikan. Dimana peserta akan belajar tentang input, process, dan output. Input-nya adalah bahan dasar dari kue tersebut seperti, biskuit susu, susu kental manis, dan meses, sedangkan untuk process-nya sendiri adalah bagaimana mereka mengolah bahan dasar tadi menjadi sebuah adonan yang akan mereka bentuk menjadi bulat. Terakhir, output-nya adalah kue bola-bola coklat tadi.
Game kedua tentang Added Value, pada game ini setiap kelompok akan diberikan beberapa baju putih polos beserta alat-alat lainnya yang dibutuhkan dalam melakukan innovation pada baju putih polos tersebut. Jadi setiap kelompok harus membuat baju putih tersebut menjadi baju yang menarik dalam visual sesuai kreativitas masing-masing kelompok dan bisa digunakan sehari-hari. Dimana dalam tiap games nantinya akan ada dua orang juri yang akan memutuskan tiga kelompok pemenang pada game Growing Your Creativity. Juri pada game ini ialah narasumbernya langsung yaitu Ananda Dimas Haryanto dan Muhammad Rizky.

7.    Pengumuman Pemenang Game dan Peserta Teraktif
Sesudah game berakhir, akan diumumkan pemenang dalam game setiap tersebut dan akan diberikan kepada pemenang game serta peserta teraktif selama kegiatan berlangsung.
            Hadiah yang akan diberikan kepada para pemenang game ialah :

·         Juara 1 : 5 buah buku tulis, 5 buah tempat pensil, 5 buah pulpen dan 5 cup
Pop Mie.
·         Juara 2 : 5 buah buku tulis, 5 buah pulpen, 5 bungkus Oreo dan 5 bungkus
Nabati.
·         Juara 3 : 5 buah buku tulis, 5 buah pulpen dan 5 bungkus Oreo.
·         Peserta Teraktif : Satu buah binder.

8.    Penyerahan Plakat dan Donasi kepada Rumah Singgah
     Plakat dan Donasi yang berbentuk sembako, buku bekas, dan baju bekas akan diserahkan kepada pengurus Rumah Singgah secara langsung melalui Ketua Pelaksana. Sembako yang diberikan terdiri dari Beras, Mie Instan, Minyak Goreng, Tepung Terigu, Susu Kental Manis, Gula Pasir, Sirup, Sardines, Kecap Manis, Teh Celup, Teh Pucuk Harum, Pop Mie, Richeese Nabati, Chocolatos, Oreo, dan Better Biscuit.

9.    Kesan dan Pesan
     MC secara acak akan memilih 3 orang yang terdiri dari KMTI-UB dan anak-anak Rumah Singgah untuk memberikan kesan dan pesan selama acara berlangsung. Adapun tujuan dari kesan dan pesan adalah untuk mengetahui keberhasilan acara yang terlaksanakan.

10. Penutupan
Di akhir acara, MC akan mengucapkan terima kasih kepada Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan atau perwakilan dari Biro Administrasi Kemahasiswaan, Kepala Program Studi Teknik Industri, pembicara pada Sharing Session, KMTI-UB, Pengurus Rumah Singgah dan anak-anak Rumah Singgah dan semua yang telah hadir pada acara ini. Setelah MC mengucapkan terimakasih, acara akan ditutup dengan ishoma dan foto bersama.



Pre Event - Workshop Breaking Industrial Limit 2018

10:29 PM Add Comment

Hallo Millennials! Pre-event Breaking Industrial Limit 2018 is coming!!
.
Pre-event BIL 2018 kali ini akan membahas mengenai Revolusi Industri 4.0.
Sudahkah anda tau perkembangan industri dari zamannya Hindia Belanda hingga revolusi industri saat ini? 

Nah disini kita akan mengupas perkembangan revolusi industri di zaman millennials ini, dengan mengadakan Workshop yang bertemakan "Creative Problem Solving and Decision making" Dalam Workshop kali ini kita juga akan mengadakan studi kasus yang berkaitan dengan tema tersebut. .
Penasaran ingin mengetahui studi kasus apa yang akan kita adakan dalam Workshop Breaking Industrial Limit 2018 ?
.
Yuk segera daftar pre-event BIL 2018 pada link di bawah ini :
Bit.ly/Registrasi-BIL-2018
.
Batas registrasi 4 Mei 2018
Karena bakal ada hadiah menarik bagi pemenang Workshop Breaking Induatrial Limit 2018 loh. .
Seats are limited, please register now!
Yuk millennials jangan mau ketinggalan!
.
For more further information, please kindly contact BIL social media as below:
email: bil.hmtiub@gmail.com 
Instagram: breakingil
Line : @qdx0287m
.
Stay tuned⚠👀
Karena masih banyak rangkaian acara BIL 2018!

VELOCITY VII

2:34 PM Add Comment


Halo Engineer!

Sebentar lagi acara Velocity VII akan dimulai, lho. Velocity kali ini bertemakan "The Castle Of Knowledge From Industrial Engineering To The Next Generation" yang akan diselenggarakan pada:

Hari: Sabtu, 28 April 2018
Pukul: 09.30 -- 12.30
Lokasi: Rumah Singgah Yayasan Griya Asih, Jl. Murdai I, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

Acara ini diperuntukkan bagi semua Mahasiswa Aktif Teknik Industri Universitas Bakrie. Juga merupakan rangkaian dari Program Kerja Kaderisasi yang dinaungi oleh Departemen Sumber Daya Mahasiswa HMTI-UB.

Tertarik untuk ikut dalam acara ini? Yuk isi form dibawah ini:

https://goo.gl/forms/1ZunnVmwDTkHR9pK2

Jangan sampai ketinggalan, karena Anda bisa menjadi salah satu kebahagiaan dari mereka! Don't miss it😉

Final Presentation Industrial To You

11:33 AM Add Comment

It's about to end!

Hello kalian semua para peserta Workshop Industrial To You 2018, the Final Presentation is near!

Tunggu apalagi? Ayok segera persiapkan presentasi kalian dan berikan hasil yang terbaik buat kelompok kalian!

"Believe you can and you're halfway there"- Theodore Roosevelt.

Don't forget, Be There and Be Prepared!

Kegiatan Kaderisasi HMTI-UB periode 2017/2018

1:30 PM Add Comment
Kaderisasi merupakan kegiatan regenerasi kepengurusan Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Bakrie. Dengan dilaksanakannya kegiatan kaderisasi ini diharapkan pengurus HMTI-UB yang telah terpilih dapat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dari kepengurusan  Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Bakrie periode 2018/2019.


Dalam rangkaian kaderisasi peserta di harpkan untuk mengimplementasikan 7 nilai Value yaitu:
  1. Leadership,
  2. Respect
  3. Responsible
  4. Professionalism,
  5. Effective and efficient,
  6. Initiative,
  7. Team Work
Kegiatan dilaksanakan sebanyak 3 kali pertemuan. Pada pertemuan pertama dan kedua kegiatan yang akan dilaksanakan adalah pemberian materi dan simulasi birokrasi bagi peserta kaderisasi yang dilaksanakan di kampus Universitas Bakrie. Sedangkan pada pertemuan ketiga, adalah kegiatan yang dilaksanakan di luar kampus Universitas Bakrie.

1.    Sesi Pertemuan Pertama (Minggu, 25 Maret 2018)
Pemberian materi tentang Pengenalan Organisasi Kampus (dasar organisasi, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bakrie (BEM-UB), Senat Mahasiswa Universitas Bakrie, dan HMTI-UB serta birokrasi yang berlaku di Universitas Bakrie.


1)        Registrasi
Kegiatan Kaderisasi ini diawali dengan registrasi peserta. Form registrasi terdiri dari nama lengkap, NIM, serta tanda tangan. Tujuan dari registrasi ini adalah untuk mendata seluruh peserta yang hadir dalam mengikuti rangkaian acara tersebut.
2)        Pembukaan oleh MC
Setelah itu, peserta diperbolehkan masuk ke ruangan. Kemudian para peserta masuk ke dalam ruang dan dipersilakan untuk duduk. Salah satu panitia akan membacakan COC (Code of Conduct). MC tersebut akan melakukan interaksi dengan peserta berupa percakapan-percakapan ringan, lalu MC mengajak peserta untuk membacakan tagline yaitu  We are ready for the next chapter MC menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan Kaderisasi ini, menjelaskan tema kegiatan yaitu “Menjadikan Generasi Pengurus Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Bakrie 2018/2019 yang Profesionanl dan Terintegritas dengan Rasa Tanggung Jawab, Disiplin dan Berjiwa Kepemimpinan”, serta menjelaskan value Kaderisasi Calon Pengurus HMTI-UB periode 2018/2019 secara garis besar.
3)        Pengenalan dasar-dasar organisasi, fungsi departemen HMTI-UB dan BPI HMTI-UB.
Peserta akan diperkenalkan mengenai dasar-dasar dari HMTI-UB, fungsi setiap departemennya serta materi kesekretariatan dengan tujuan memberikan penjelasan mengenai tugas-tugas kesekretariatan HMTI-UB dan materi kebendaharaan dengan tujuan memberikan penjelasan mengenai tugas-tugas kebendaharaan HMTI-UB.
4)        Quiz Departemen
Quiz Departemen HMTI-UB diadakan dengan tujuan untuk melihat seberapa jauh peserta dalam memahami materi yang diberikan tentang organisasi yang telah dijelaskan.
5)        Pengenalan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bakrie (BEM-UB) dengan mengundang Ketua BEM-UB untuk memberikan informasi mengenai fungsi dan tugas BEM-UB kepada peserta kaderisasi, terutama hubungan antara BEM-UB dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Universitas Bakrie.
6)        Pengenalan Senat Mahasiswa Universitas Bakrie (SM-UB) dengan mengundang Ketua SM-UB untuk memberikan penjelasan tentang fungsi dan tugas SM-UB kepada peserta Kaderisasi, terutama hubungan antara SM-UB dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Universitas Bakrie.
7)        Talkshow Organisasi Mahasiswa
Peserta melakukan Talkshow dengan Organisasi Mahasiswa, yaitu perwakilan Organisasi Mahasiswa dari BEM-UB dan SM-UB, yang bertujuan untuk bertukar pikiran dan memberikan pengalamannya selama menjabat sebagai anggota Organisasi Mahasiswa kepada peserta kaderisasi.
8)        Penjabaran mengenai birokrasi kampus
Penjabaran ini diadakan dengan mengundang Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan, Ibu Sri Pratiwi, M.M, agar peserta memahami dan mampu menjalankan birokrasi kampus secara tepat dan memberikan kesimpulan dengan tujuan menyampaikan hasil kesimpulan dari materi birokrasi yang telah disampaikan.
9)        Sharing Velocity
Panitia melakukan sharing Velocity. Velocity merupakan salah satu kegiatan yang harus dilaksanakan oleh peserta kaderisasi agar memenuhi syarat terakhir untuk dinyatakan lulus kaderisasi, memberi penjelasan tentang apa itu Velocity dan bagaimana cara melaksanakannya.
10)    ISHOMA
Peserta akan diberi waktu untuk istirahat, shalat, dan makan.
11)    Sharing Alumni
Sharing alumni adalah testimoni perwakilan dari pengurus Himpunan pada periode sebelumnya yang akan menceritakan permasalahan di HMTI-UB pada periode masing-masing per angkatan dan memberikan cara penyelesaiannya dan setelah itu memberikan wejangan untuk HMTI-UB untuk periode selanjutnya.
12)    Departement Challenge
Sebelum melakukan Departement Challenge salah satu panitia akan membacakan COC (Code of Conduct). Peserta dibagi menjadi lima kelompok sesuai dengan jumlah departemen, yang terdiri dari Departemen Akademik dan Penalaran, Sumber Daya Mahasiswa, Penelitian dan Pengembangan, Hubungan Masyarakat dan Kewirausahaan. Badan Pengurus Inti tidak masuk dalam departemen yang ada. Masing-masing kelompok diberikan waktu selama 15 menit untuk berdiskusi dan kemudian mempresentasikan hasil diskusinya. Setiap kelompok harus membuat struktur departemen dan menjelaskan program kerja event maupun fungsi.
13)  Materi Leadership
Materi ini disampaikan oleh senior atau alumni Teknik Industri baik yang masih aktif maupun yang sudah menyelesaikan studinya di Universitas Bakrie dengan tujuan pembentukan sikap dan karakter kepemimpinan peserta.

14)  Materi Manajemen Organisasi
Materi ini akan disampaikan oleh salah satu dosen Teknik Industri Universitas Bakrie yaitu Ir. Paulus Tangkere, MM., IPM (tentatif). Tujuan dari Manajemen organisasi ini adalah lebih menekankan pada kegiatan yang berhubungan langsung dengan orang-orang dalam organisasi. Dimana dengan kata lain Manajemen organisasi adalah proses pengorganisasian, perencanaan, memimpin dan mengendalikan sumber daya daya dalam suatu organisasi atau entitas dengan tujuan keseluruhan mencapai tujuan. Manajemen organisasi ini merupakan proses lanjutan setelah proses penentuan strategi untuk mencapai visi dan misi organisasi.
15)  Materi Teamwork
Materi ini akan disampaikan oleh senior atau alumni Teknik Industri dengan tujuan agar peserta mengetahui cara bekerja sama yang baik dalam berorganisasi.
16)  Briefing

Setelah itu akan ada briefing peserta oleh panitia kegiatan berupa review kegiatan yg telah dilakukan dan persiapan yang harus dibawa untuk outbound pada pertemuan selanjutnya.

2.       Sesi Pertemuan Kedua (Sabtu s.d Minggu, 31 Maret s.d 01 April 2018)
Pemberian materi tentang Pengenalan Organisasi Kampus (dasar organisasi, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bakrie (BEM-UB), Senat Mahasiswa Universitas Bakrie, dan HMTI-UB serta birokrasi yang berlaku di Universitas Bakrie. Rincian acaranya sebagai berikut:


1)        Registrasi dan briefing perjalanan
Peserta berkumpul di kampus untuk melakukan registrasi dan briefing yang akan diarahkan oleh panitia acara. Pada briefing ini panitia akan memberikan arahan mengenai persiapan peserta sebelum berangkat menuju ke lokasi outbound.
2)        Briefing awal dan pembagian kelompok
Setelah sampai di lokasi outbound panitia melakukan briefing untuk membagikan kelompok untuk mendirikan tenda, lalu masing-masing kelompok mendirikan tenda yang telah disediakan dengan tujuan membangun kerja sama tim. Pembagian kelompok pada outbound ini berbeda dengan kelompok kegiatan di hari kedua.
3)        ISHOMA
Peserta akan diberi waktu untuk istirahat, shalat, dan makan.
4)        Materi Profesionalisme dalam Organisasi
Materi ini akan disampaikan oleh senior atau alumni Teknik Industri Universitas bakrie dengan tujuan agar calon kepengurusan Himpunan Mahasiswa Teknik Industri nantinya memiliki jiwa profesionalisme yang akan menghasilkan suatu tujuan organisasi dalam jangka panjang.
5)        Games Q and A
Pada games ini setiap peserta akan diberikan kertas kecil dimana peserta harus menuliskan pertanyaan pada kertas tersebut, pertanyaan terdiri dari tiga tema yaitu decision making, multiple choices, dan essential. Setelah itu kertas yang telah dituliskan pertanyaan akan dikumpulkan kepada panitia. Kemudian panitia akan menginstruksikan peserta untuk membentuk lingkaran dan secara bergantian peserta mengambil kertas tersebut yang telah diacak dan menjawab pertanyaannya selama 2 sampai 3 menit. Tujuan dari games ini adalah melatih skill communication dan leadership. 
6)        Materi Organisasi
Disini akan dijelaskan mengenai pentingnya berorganisasi dan profesional dalam menjalankan organisasi yang akan disampaikan oleh salah satu senior Teknik Industri Universitas Bakrie
7)        Games Birokrasi
Games ini adalah simulasi birokrasi yang bertujuan agar peserta mampu mengungkapkan gagasan yang dimiliki serta mampu mengimplementasikan materi yang telah diterima sebelumnya. Games ini dilakukan oleh panitia dengan melakukan simulasi menerapkan birokrasi di kampus Universitas Bakrie yaitu dengan prosedur-prosedur yang sudah ditetapkan seperti menjadi Kepala Program Studi Teknik Industri Universitas Bakrie, Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan, Badan Eksekutif Mahasiswa, dan Senat Mahasiswa. Setelah itu peserta akan dibagi beberapa kelompok untuk diberikan tugas yang sama tiap kelompoknya, lalu setiap kelompok harus menyelesaikan tugas yang ada dalam waktu yang sudah ditentukan, setelah waktu berakhir semua kelompok berkumpul untuk memberikan tugasnya kepada panitia untuk dilakukan penilaian dan akan diumumkan kelompok manakah yang terbaik menjalankan tugasnya.
8)        Sharing velocity
Membahas mengenai kelanjutan Velocity 2018 yang akan dilaksanakan oleh peserta kaderisasi, pada sharing ini peserta dapat bertanya mengenai seputar pengalaman Velocity tahun lalu ataupun ataupun hal-hal yang belum diketahui mengenai Velocity.
9)        Games post to post.
Setiap kelompok mengikuti games yang telah dipersiapkan oleh panitia. Games  tersebut mengandung 7 value kaderisasi yang ingin ditanamkan ke dalam diri tiap peserta. Peserta akan dibagi dalam 4 sampai 5 kelompok (tentatif).
Games pada post pertama yaitu Perfect Square. Games ini berdurasi 5 menit dan jumlah peserta nya 5 orang, alat yang dibutuhkan adalah sepotong tali panjang diikat dan penutup mata untuk setiap orang. Cara bermainnya adalah dengan meminta rekan kerja anda berdiri dalam lingkaran yang memegang seutas tali. Kemudian mengintruksikan semua orang untuk memakai penutup mata mereka dan meletakkan tali di lantai. Minta semua orang berjalan tidak jauh dari lingkaran. Selanjutnya, mintalah setiap orang untuk kembali dan mencoba membentuk kotak dengan tali tanpa mengeluarkan penutup mata mereka. Tetapkan batas waktu agar lebih kompetitif. Untuk membuatnya semakin sulit, mengintruksikan beberapa anggota tim untuk tetap diam. Tujuan dari permainan ini adalah berfokus pada ketrampilan komunikasi dan kepemimpinan yang kuat dan juga memiliki value yang ada di dalam kaderisasi yaitu Leadership dan Teamwork.
Games pada post kedua yaitu Spiderweb. Games Spiderweb dilakukan perkelompok, dimana setiap kelompok wajib meloloskan teman dalam satu tim melalui celah spider web tanpa boleh menyentuh tali. Bagaimana cara tiap peserta melewati celah tidak ditentukan, asalkan peserta tidak mengenai tali. Value dari permainan ini adalah Teamwork, Initiative and Profesionalism.
Games pada post ketiga adalah bamboo work, cara bermainnya adalah satu orang dari kelompok akan berdiri di atas sebuah bambu yang dipegang oleh 4 orang dari 2 pasangan, setelah itu orang yang memegang bamboo tersebut melakukan estafet sampai jarak yang telah d tentukan 3-5 meter, maka orang yang berdiri diatas bamboo harus menjaga keseimbangan nya agar tidak jatuh ke tanah. Value yang ada dalam games ini adalah teamwork, Effective and Efficient, and Responsible.
Games pada post keempat adalah The Magical Carpet permainan ini membutuhkan 5-7 orang, aturannya adalah tiap kelompok akan dibagikan dua buah bola dan bola tersebut diletakkan di atas karpet yang telah diberi dua buah lubang, maka kelompok tersebut harus memasukan salah satu bola ke dalam masing-masing lubang. Jika terdapat dua buah bola yang masuk ke dalam lubang yang sama, maka kelompok tersebut harus mengulanginya kembali. Value yang ada dalam games ini adalah Teamwork dan initiative. Lokasi setiap post berada saling berdekatan dengan jarak sekitar 1 sampai dengan 2 meter di lokasi outbound.
10)    Interview
Peserta melakukan tanya jawab dengan panitia kaderisasi secara satu persatu. Tujuannya agar panitia mendapatkan informasi dari setiap individu peserta kaderisasi. Dalam tahap interview ini para panitia kaderisasi akan berinteraksi secara langsung kepada para peserta kaderisasi dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar keyakinan peserta kaderisasi untuk menjadi bagian dari HMTI-UB 2018/2019.
11)    Sesi Warming Up
Seluruh peserta kaderisasi mendengarkan evaluasi terkait kegiatan yang telah dilaksanakan agar peserta mampu mengetahui hasil evaluasi dan mampu memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan. Sesi Warming Up ini dilakukan sebagai penutup rangkaian acara outbound di hari Sabtu.
12)    Senam
Pada hari Minggu pagi peserta kaderisasi mengikuti kegiatan senam yang bertujuan agar kondisi setiap peserta lebih bugar
13)    Sesi wejangan dan penutupan rangkaian outbound

 Peserta kaderisasi mendapatkan wejangan dari pengurus HMTI periode sebelumnya. Wejangan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepada para peserta kaderisasi sekaligus pengukuhan peserta dan penutupan rangkaian kaderisasi.






Workshop Industrial To You

10:00 AM Add Comment


Hai-hai Industrial!

Masih pada ingat kan kalau kita punya kegiatan seru yaitu Industrial To You?
Nah, kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan bagi kalian yang sudah mendaftarkan diri sebagai peserta!

Yuk, gabung dalam kegiatan workshop kali ini, karena kita akan memperkenalkan metode baru di InToYou kali ini.
Penasaran kan UKM mana dan pengenalan metode apa yang akan digunakan untuk menerapkan keilmuan Teknik Industri pada InToYou tahun ini?

Yuk datang dan jangan sampai ketinggalan!


MENTORING

3:14 PM Add Comment




Program Mentoring Program Teknik Industri Universitas Bakrie akan dilangsungkan secara bertahap dengan rincian sebagai berikut:
1.    Sosialisasi Program Mentoring Program Teknik Industri Universitas Bakrie
Mentoring Program Teknik Industri Universitas Bakrie adalah program kerja yang berkoordinasi dengan Departemen Sumber Daya Mahasiswa dan Departemen Penelitian dan Pengembangan HMTI-UB. Sosialisasi ini penting untuk dilakukan sebelum menjalankan program ini. Sosialisasi program akan dilaksanakan pertama kali melalui kegiatan Open House HMTI-UB Periode 2017/2018. Program Mentoring Program Teknik Industri Universitas Bakrie akan dijelaskan secara umum sebagai program kerja Departemen Akademik dan Penalaran HMTI-UB. Setelah itu, sosialisasi program Mentoring Program Teknik Industri Universitas Bakrie ditujukan untuk mahasiswa/i Teknik Industri Universitas Bakrie angkatan 2017 (sebagai calon adik asuh) yang akan dilangsungkan di sela-sela kegiatan Perkenalan Prodi HMTI-UB 2017/2018. Sedangkan sosialisasi Mentoring Program Teknik Industri Universitas Bakrie untuk mahasiswa/i Teknik Industri angkatan 2015 dan angkatan 2016 (sebagai calon kakak asuh) akan dilaksanakan secara tertutup dan internal, yaitu diadakan berbeda dengan mahasiswa/i Teknik Industri Universitas Bakrie angkatan 2017 (sebagai adik asuh), seminggu sebelum recruitment diselenggarakan.

2.    Recruitment
Mentoring Program Teknik Industri Universitas Bakrie bersifat wajib diikuti oleh mahasiswa/i Teknik Industri Universitas Bakrie angkatan 2017 (sebagai calon adik asuh) mengingat kecenderungan untuk membutuhkan panduan selama beradaptasi secara akademik di Universitas Bakrie. Recruitment akan dilaksanakan untuk merekrut calon kakak asuh yang memiliki potensi dan kemampuan yang baik serta dianggap bertanggung jawab dalam memandu adik-adik yang akan mereka asuh. Recruitment akan dilaksanakan pada Senin, 13 Oktober 2017. Dalam recruitment ini, yang berminat untuk menjadi kakak asuh wajib mengirimkan CV (Curriculum Vitae). Selanjutnya Departemen Akademik dan Penalaran akan melakukan seleksi CV.

3.    Announcement dan Technical Meeting
Setelah mengetahui hasil seleksi CV maka akan diketahui siapa saja para calon kakak asuh yang telah terpilih untuk menjadi kakak asuh bagi mahasiswa program studi Teknik Industri Universitas Bakrie angkatan 2017 sebagai adik asuh selama tiga bulan. Daftar nama adik asuh untuk setiap kakak asuh akan diumumkan pada Technical Meeting. Technical meeting akan dihadiri oleh para calon kakak asuh serta adik asuh. Adapun tujuan melaksanakan technical meeting adalah untuk memberitahukan job description, prosedur serta batasan-batasan dalam program Mentoring Program Teknik Industri Universitas Bakrie. Technical meeting perlu dilaksanakan agar tidak terjadi kesalahpahaman antara kakak asuh dan adik asuh dalam mengikuti program ini.

4.    Konsultasi dan bimbingan
Konsultasi dan bimbingan merupakan rangkaian paling penting dalam program ini. Konsultasi dan bimbingan adalah pertemuan antara kakak asuh dan adik asuh untuk membicarakan topik yang telah ditentukan. Topik tersebut berkaitan dengan  kendala, hambatan serta kesulitan yang dialami oleh adik asuh selama mengikuti kegiatan akademik di kampus. Kakak asuh bertanggung jawab sebagai tutor, teman berkonsultasi, pemberi solusi serta motivasi kepada adik asuh agar terus berusaha menyesuaikan diri dengan dunia perkuliahan. Dalam konsultasi dan bimbingan, kakak asuh diberikan kebebasan dalam menentukan metode konsultasi maupun bimbingan, menentukan dan menyesuaikan jadwal serta tempat pertemuan dengan adik asuhnya dan intensitas konsultasi dan bimbingan. Kakak asuh dianjurkan untuk melaksanakan konsultasi dan bimbingan setiap dua kali dalam 1 (satu) bulan dan melaporkan hasil konsultasi dan bimbingan tersebut kepada departemen Akademik dan Penalaran.  Adapun materi yang disampaikan, sebagai berikut :
       Pada pertemuan ke-1 akan membahas mengenai pengenalan kakak asuh dan adik asuh sebagai proses pengenalan lebih dekat agar semakin akrab dan tidak canggung dalam bertanya banyak hal baik seputar akademik maupun non-akademik,
       Pada pertemuan ke-2 para kakak asuh diharapkan lebih memotivasi adik asuh dalam menjalani dunia perkuliahan seperti memberikan kiat-kiat yang baik dalam menjalani perkuliahan sehari-hari,
       Pada pertemuan ke-3 lebih membahas mengenai kesulitan yang dialami oleh adik asuh dalam menghadapi mata kuliah yang dianggap sulit serta membantu dalam mencari solusi untuk menyelesaikannya,
       Pada pertemuan ke-4 kakak asuh diharapkan mampu menjelaskan mengenai administrasi akademik yang ada di Universitas Bakrie kepada adik asuh,
       Pada pertemuan ke-5 kakak asuh memberikan motivasi mengenai kiat-kiat belajar yang harus dilakukan dalam mempersiapkan diri untuk mengahadapi ujian,
       Pada pertemuan ke-6 para kakak asuh membagikan pengalaman organisasi kampus yang telah pernah diikuti sebelumnya kepada adik asuh sehingga diharapkan adik asuh mampu untuk merencanakan kegiatan yang akan dia lakukan pada tahun-tahun berikutnya,
       Pada pertemuan ke-7 kakak asuh lebih fokus pada membantu adik asuh dalam pengisian KRS,
       Pada pertemuan ke-8 kakak asuh diharapkan mampu memberikan pandangan kepada adik asuh dalam mengambil mata kuliah semester atas.

5.    Evaluasi
Evaluasi dilaksanakan untuk mengontrol jalannya program Mentoring Program Teknik Industri Universitas Bakrie agar berjalan sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Evaluasi akan dilaksanakan setiap bulan. Dalam evaluasi, Departemen Akademik dan Penalaran, Departemen Sumber Daya Mahasiswa dan Departemen Penelitian dan Pengembangan akan membahas jalannya program kerja dengan kakak asuh. Di akhir pertemuan, kakak dan adik asuh akan diminta untuk menyusun sebuah laporan evaluasi mengenai Mentoring Program yang sudah dijalankan.

6.    Farewell
Farewell adalah kegiatan terakhir dari rangkaian program Mentoring Program Teknik Industri Universitas Bakrie. Kegiatan Farewell adalah kegiatan yang menandakan berakhirnya Mentoring Program. Dalam farewell, mahasiswa/i Teknik Industri Universitas Bakrie angkatan 2017 (sebagai adik asuh) akan diberikan tanggung jawab sebagai penyelenggara kegiatan. Adapun esensi dari memberikan tanggung jawab ini kepada para adik asuh adalah agar mereka mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengapresiasi kinerja kakak asuhnya dalam memandu dan membantu mereka untuk menghadapi hambatan-hambatan akademik dan non-akademik.