Bill Of Material (BOM)

Bill Of Material (BOM)

11:50 PM Add Comment
Apa itu BILL OF MATERIAL (Pengertian Cara membuat BOM)

BILL OF MATERIAL (BOM)


Bill of Material (BOM) adalah definisi produk akhir yang terdiri dari daftar  item, bahan, atau material  yang  dibutuhkan  untuk merakit, mencampur  atau memproduksi  produk akhir.  
BOM terdiri dari berbagai bentuk dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan. BOM  dibuat  sebagai  bagian  dari  proses  desain  dan  digunakan  oleh  manufacturing engineer  untuk  menentukan  item  yang  harus  dibeli  atau  diproduksi.  Perencanaan pengendalian produksi dan persediaan menggunakan BOM yang di-hubungkan dengan master  production  schedule,  untuk  menentukan  release  item  yang  dibeli  atau diproduksi.  

Untuk  praktikum  kali  ini,  digunakan  format  BOM  dengan  tabel  yang  kolom-kolomnya memuat informasi mengenai: 
1.  Part Number (nomor part), 
2.  Description (nama part dan keterangan lain yang perlu dicantumkan), 
3.  Quantity for Each Assembly (kuantitas part untuk setiap satu produk jadi), 
4.  Unit of Measure (unit ukuran part), dan 
5.  Decision (keputusan untuk membeli atau memproduksi part tersebut).

Bila ditinjau dari komponen-komponen penyusun produknya, BOM dibedakan menjadi dua macam: Single Level Bill of Material dan Multilevel Bill of Material.

 Single Level Bill of Material
 Format sederhana dari BOM disebut sebagai Single Level Bill of Material. 
Contoh Single Level BOM dapat dilihat pada Tabel 1.



Multilevel Bill of Material 

Single  Level  Bill  of Material  tidak  cukup  untuk menggambarkan  produk  yang memiliki subassembly.  Untuk  produk  dengan  subassembly,  digunakan  Multilevel  Tree  dan Multilevel  Bill  of Material. Multilevel  Tree  berupa  “pohon”  dengan  beberapa  level  yang menggambarkan  struktur  produk.  Produk  akhir  berada  pada  level  0  (nol),  dan  nomor level bertambah untuk level-level di bawahnya. Contoh Multilevel Tree dicantumkan pada Gambar 4, contoh Multilevel Bill of Material dicantumkan pada Tabel 4.  
Pada Multilevel Bill of material, penulisan setiap  level ditandai dengan  format penulisan Part Number sesuai dengan Tabel 4. 


Seven Tools

8:43 PM Add Comment
SEVEN TOOLS

Alat yang digunakan pada Total Quality Control (TQC)



1. Check Sheet
Adalah lembar pengumpulan data yang diperbuat untuk mempermudah pengumpulan dan penggunaan data

2. Pareto Diagram
Pareto diagram adalah suatu diagram yang menggambarkan masalah utama menurut bobotnya.
Kegunaannya untuk :
1. Menunjukan jenis persoalan utama
2. Membandingkan masing-masing jenis persoalan terhadap keseluruhan
3. Menunjukan tingkat perbaikan setelah tindakan perbaikan pada daerah yang terbatas
4. Membandingkan hasil perbaikan masing-masing jenis persoalan sebelum dan sesudah perbaikan.
Dengan memakai Pareto Diagram ini, kita dapat mengkonsentrasikan arah penyelesaian persoalan, maka dari itu Pareto Diagram merupakan langkah pertama didalam melakukan perbaikan.

3. Cause-effect diagram
Diagram sebab-akibat adalah diagram yang menunjukan kumpulan dari sekelompok sebab-sebab yang disebut sebagai factor, serta akibat yang timbul karenanya yang disebut sebagai karakteristik mutu.
Kegunaan sebab-akibat adalah untuk menemukan factor-faktor yang merupakan sebab pada suatu masalah.
Prisip yang dipakai adalah Brainstrorming atau sumbang saran.
Untuk mempermudah menemukan factor penyebab pada umumnya  factor-faktor tersebut dikelompokan dalam 5 faktor utama, yaitu :
–          Man
–          Material
–          Metode
–          Machine
–          Environment
Sesuai dengan perkembangan pikiran manusia dan perubahan perilaku konsumen, maka baru-baru ini munculah pendapat baru yang mengembangkan 4M+ 1E tersebut diatas, dengan menambahkan 2M, yaitu
–          Minute (waktu)
–          Market (pasar)

4. Stratification
Adalah suatu upaya untuk mengurai atau mengklasifikasi persoalan menjadi kelompok atau golongan sejenis yang lebih kecil atau menjadi unsure-unsur tunggal dari persoalan.
Penguraian misalnya dilakukan menurut :
1. Jenis kesalahan
2. Penyebab kesalahan/kerusakan
3. Lokasi kesalahan/kerusakan
4. Bahan (material), hari pembuatan, unit kerja, pekerja/pembuat, penyalur, dll.
Kegunaannya untuk mengetahui/ melihat secara lebih terperinci pengelompokan factor-faktor yang akan mempengaruhi karakteristik mutu
5. Scatter diagram
Adalah suatu diagram yang menggambarkan korelasi (hubungan) dari suatu penyebab/factor terhadap penyebab/factor lain atau terhadap akibat/karakteristik mutu.
Scatter Digram berguna untuk melihat ada atau tidaknya korelasi dari suatu penyebab terhadap penyebab lain atau terhadap karakteristik mutu.
6. Histogram
Histogram adalah peta/diagram yang menunjukan harga rata-rata (ᵪ) dan derajat penyebaran (ᵟ)
Kegunaan :
1. Apakah suatu produk dapat diterima atau tidak
2. Apakah proses produk sudah sesuai tau belum
3. Apakah perlu diambil langkah-langkah perbaikan
7. Control Chart

Control chart merupakan grafik dengan pencantuman batas maximum dan minimum yang merupakan batas daerah pengendalian. Jika terdapat data diluar batas daerah pengendalian, bagian ini menunjukan adanya penyimpangan, tetapi tidak menunjukan penyebab timbulnya penyimpangan tersebut.

Pelantikan HMTI-UB Periode 2017/2018

4:09 PM Add Comment

Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Bakrie (HMTI-UB) telah melaksanakan pelantikan pengurus baru periode 2017/2018. Sebelum dilantik, calon HMTI-UB 2017/2018 melalui rangkaian yang panjang yaitu, Kaderisasi. Pelantikan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 25 Juli 2017 yang bertempat di Ruang 9 Universitas Bakrie.

Pelantikan HMTI kali ini dilaksanakan bersama dengan kesembilan HMPS lain. Setelah pembacaan SK dan sumpah, secara resmi dilakukan penyerahan Standar Operasional Prosedur (SOP) oleh Ketua HMTI 2015/2016 kepada Ketua HMTI 2017/2018 sebagai simbolisasi serah terima jabatan.


Pengurus Himpunan Mahasiswa Teknik Industri 
Universitas Bakrie periode 2017/2018


Badan Pengurus Inti
Ketua : Muhammad Rizjy
Wakil Ketua  : Elvanita Avisena
Sekretaris : Desy Rahayu Simanjuntak
Bendaraha : Anisa Nurkomalasari

Departemen Akademik dan Penalaran

Kepala Departemen : Dini Aldilla Monoarfa
Sekretaris : Danu Deswara Prasetya
Staf : Christian Candle Runtuwene
 
Departemen Sumber Daya Mahasiswa

Kepala Departemen : Fefty Anggraini
Sekretaris : Dwika Andre Marwanto
Staf : Martin Marius Mordecai

Departemen Hubungan Masyarakat
Kepala Departemen : Qolbi Alfarizi Rahman
Sekretaris : Jihaan Husniah Putri
Staf : Afif Juwandira

Departemen Kewirausahaan
Kepala Departemen : Bima Sakti Santoso
Sekretaris : Muhammad Dicky Darmawan
Bendahara : Ahmad Fauzi Siregar


Departemen Penelitian dan Pengembangan

Kepala Departemen : Faisal Abdurrahman Wahid
Sekretaris : Bayu Aji Santoso